Hai Sob!
Setiap akun memiliki batas maksimal saldo (limit wallet). Saat melakukan Top Up, pastikan nominal yang dimasukkan tidak melebihi limit wallet yang tersedia.
Jika Top Up melebihi limit wallet, transaksi tidak dapat diproses oleh sistem dan saldo yang masuk dapat dikembalikan (refund).
Perlu diketahui juga bahwa setiap bank asal Top Up memiliki wallet yang berbeda, jadi pastikan untuk selalu mengecek limit yang tersedia sebelum melakukan Top Up.
Tips agar Top Up berhasil:
Cek Sisa Kuota Wallet: Sebelum Top Up, hitung selisih antara saldo saat ini dengan batas maksimal.
Contoh: Jika limit kamu Rp 20.000.000 dan saldo saat ini Rp 15.000.000, maka maksimal Top Up adalah Rp 5.000.000.
Sesuaikan nominal Top Up dengan sisa limit wallet.
Jika saldo sudah mendekati limit, gunakan sebagian saldo terlebih dahulu sebelum Top Up kembali.
Perhatikan biaya admin: Ingat, beberapa metode pembayaran memotong biaya admin (misal: Rp 1.000). Pastikan total dana yang masuk tidak menabrak batas limit.
Dengan memastikan nominal Top Up sesuai limit wallet, transaksi dapat langsung diproses tanpa kendala.

Apakah artikel ini membantu?
Bagus!
Terima kasih atas umpan balik Anda
Maaf! Kami tidak dapat membantu
Terima kasih atas umpan balik Anda
Umpan balik terkirim
Kami menghargai upaya Anda dan akan mencoba memperbaiki artikel tersebut